Sejarah perjudian, termasuk pertogelan (lotere), telah ada selama ribuan tahun di berbagai peradaban. Berikut adalah perjalanan historis pertogelan di dunia:
Zaman Kuno
-
Tiongkok Kuno (Sekitar 200 SM)
-
Salah satu bentuk awal lotere dikenal sebagai “Keno,” yang diyakini membantu mendanai pembangunan Tembok Besar Tiongkok.
-
Bukti sejarah menunjukkan bahwa sistem lotere digunakan selama Dinasti Han.
-
-
Romawi Kuno
-
Kaisar Augustus menggunakan sistem lotere untuk mendanai perbaikan kota Roma.
-
Hadiah sering berupa barang mewah, bukan uang tunai.
-
-
Eropa Abad Pertengahan
-
Lotere mulai populer di Eropa pada abad ke-15. Salah satu lotere tertua diadakan di Bruges, Belgia, pada tahun 1446.
-
Lotere juga digunakan untuk membiayai proyek-proyek publik, seperti pembangunan gereja dan jembatan.
-
Perkembangan di Abad Modern
-
Amerika Serikat (Abad ke-18 – 19)
-
Banyak proyek infrastruktur, termasuk universitas seperti Harvard dan Yale, dibiayai melalui lotere.
-
Namun, karena penyalahgunaan dan kecurangan, perjudian lotere dilarang di banyak negara bagian pada abad ke-19.
-
-
Lotere Nasional di Berbagai Negara (Abad ke-20)
-
Inggris memperkenalkan Lotere Nasional pada tahun 1994.
-
Negara-negara seperti Spanyol, Prancis, dan Italia memiliki lotere besar yang sudah ada sejak abad ke-18.
-
Di Asia, lotere semakin berkembang, terutama di Hong Kong, Singapura, dan Tiongkok.
-
-
Era Digital (Abad ke-21)
-
Dengan kemajuan teknologi, lotere kini tersedia secara online, memungkinkan lebih banyak orang untuk berpartisipasi dari berbagai negara.
-
Beberapa lotere terkenal seperti EuroMillions, Powerball (AS), dan Mega Millions memiliki hadiah jackpot yang mencapai miliaran dolar.
-
Legalitas dan Kontroversi
-
Beberapa negara melarang lotere dan perjudian karena alasan moral dan sosial.
-
Negara-negara lain mengatur lotere sebagai sumber pendapatan pajak yang sah.
-
Ada kekhawatiran terkait kecanduan judi, manipulasi hasil, dan dampak sosial lainnya.
Meskipun pertogelan memiliki sejarah panjang yang terkait dengan pembiayaan proyek publik dan hiburan, dampaknya terhadap masyarakat terus menjadi perdebatan.